Dimana Banyak Gula, Di Sana Terdapat Penyakit
- eci al
- 19 hours ago
- 6 min read

Dr. Pipin Sumantrie. SKp., M.Kep.
Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Advent Surya Nusantara, Pematangsiantar
*Correspondence Author:
Email: pipinsitorus99@gmail.com Phone cell. 085373183251

Kita mungkin sering mendengar pepatah yang mengatakan, dimana ada gula disana banyak terdapat semut. Pepatah ini bukanlah isapan jempol, jika kita menebarkan beberapa butiran gula, maka tidak lama kemudian kita akan menemukan puluhan, bahkan ratusan ekor semut akan berada di sekitar gula tersebut. Ada banyak pepatah yang dapat kita temukan yang berasal dari kata gula. “semanis manis gula ada pasir di dalamnya” (manis-manis gula berpasir jua, sepahit-pahit jadam menjadi obat) yang berarti bujuk rayu yang lemah-lembut adalah berisi tipu dan perkataan yang keras itu kadang-kadang menjadi kebajikan diri. “Gula di mulut Ikan di belangga”, (yang artinya bahwa segala sesuatu sudah dalam kekuasaan kita). Dan masih banyak lagi pepatah yang mengenai gula yang kita dapat temukan.

Gula merupakan suatu karbohidrat sederhana yang menjadi sumber energi, dipergunakan untuk merubah rasa makanan atau minuman menjadi manis. Gula juga merupakan komoditi perdagangan utama, dipasaran paling banyak diperdagangkan dalam bentuk kristal sukrosa padat. Gula merupakan suatu jenis bahan yang sangat banyak diminati oleh banyak orang, gula sering di gunakan untuk berbagai macam bahan makanan, mulai dari berbagai macam jenis kue-kuean, bahkan sampai tambahan minuman. Namun apakah kita menyadari bahwa pemakaian gula yang melebihi kadar yang normal, sangat berdampak buruk bagi kesehatan kita. Berbagai macam jenis makanan yang memiliki tambahan gula, seperti kue tar, pudding, berbagai macam selai, bahkan terdapat di berbagai macam jenis minuman. Pernahkah kita mengetahui bahwa satu minuman soda, terdapat kurang lebih 6-7 sendok the gula. Jika anda pencinta minuman the dalam kemasan yang sering kita jumpai di supermarket, apakah dalam bentuk karton, botol atau kaleng. Berhati-hatilah jika Anda ingin membeli minuman teh kemasan. Teh kemasan berukuran 250 ml bisa mengandung 21 gram gula. Jika 1 sendok teh sama dengan 5 gram, itu berarti bahwa Anda mengonsumsi 4,2 sendok teh gula. Tentu saja ini sangat tidak baik bagi tubuh Anda. Jika kita termasuk salah seorang pencinta minuman teh, ataupun kopi, yang meminum minuman tersebut secara rutin, minimal 3 gelas sehari. Jika satu gelas ditambahkan kurang lebih 2-3 sendok gula, maka satu hari, kita akan mengkonsumsi gula sebanyak 6-9 sendok hanya berasal dari minuman tersebut. Belum ditambah dengan jenis makanan lainnya, yang berasal dari kue-kuean dan jenis makanan ringan lainnya, kita dapat rata-ratakan satu hari kita dapat mengkonsumsi gula 8-10 sendok setiap harinya, kita dapat bayangkan jika dalam satu minggu, berapa sendok the gula yang kita konsumsi, satu bulan berapa kilogram gula yang masuk ke dalam tubuh kita. Gula sangat tidak baik bagi perut, karna gula menyebabkan fermentasi dalam perut. Fermentasi tersebut tersebut dapat mengganggu otak, dan bahkan juga berdapak terhadap perangai kita sehari-hari. Janganlah kita gegabah memasukkan apa saja kedalam mulut, yaitu yang membuat tubuh kita tidak sehat, sekalipun kita suka akan bahan makan tersebut.
Salah satu penyakit yang terjadi oleh karena penggunaan gula yang berlebihan dalam tubuh adalah penyakit Diabetes Melitus (DM). Diabetes Mellitus, atau yang sering disebut kaum awam penyakit gula, adalah satu kondis dimana terjadinya kerusakan salah satu organ pencernaan kita yaitu pangkreas, dimana organ tersebut tidak lagi bisa menghasilkan Insulin dalam batas normal, seperti yang kita ketahui bahwa insulin tersebut berfungsi untuk menetralisir kadar gula dalam darah kita di dalam tubuh.

DM adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai hiperglikemia akibat kerusakan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. DM sering tidak terdiagnosis untuk bertahun-tahun karena hiperglikemia berkembang secara bertahap, dan pada tahap awal sering tidak cukup bagi pasien untuk melihat salah satu gejala klasik diabetes. DM sering tidak menunjukkan gejala yang khas pada awalnya, sehingga diagnosis baru dapat ditegakkan ketika pasien berobat untuk keluhan yang lain yang sebenarnya merupakan komplikasi dari DM tersebut. (Eliana & Yarsi, 2015)
Menurut International Diabetes Federation IDF, 2019. Indonesia merupakan salah satu Negara yang menduduki peringkat ke 3 terbesar di dunia. Dengan jumlah orang dewasa di Indonesia sebanyak 172.244.700 jiwa. Penderita DM sebanyak 6.2 %, dengan jumlah kasus dewasanya sebanyak 10.681.400. Penyakit DM sering disebut dengan awal mula dari penyakit penyerta, yang dapat menyebabkan kematian (Mother of Disease). DM dapat menyebabkan komplikasi penyakit lainnya diantaranya adalah gangguan jantung. stroke. gagal ginjal kronis. neuropati diabetik. gangguan penglihatan. katarak. depresi. Demensia, dan masih banyak lagi penyakit penyerta yang akan dialami. Itulah sebabnya DM disebut sebagai The Mother of Disease. Dari keterangan yang terdapat diatas dapat kita simpulkan bahwa jika kadar gula yang tinggi terdapat dalam tubuh manusia, kondisi tersebut sangat tidak menyehatkan, dimana orang tersebut kemungkinan besar akan mengalami suatu penyakit yang sering di sebut dengan diabetes, melalui penyakit inilah maka akan berkomplikasi ke beberapa organ lainnya di dalam tubuh si penderita tersebut.

Gula merusak tubuh. Gula itu memperlambat putaran mesin tubuh. Janganlah kita gegabah memasukkan apa saja kedalam mulut, yaitu yang membuat tubuh tidak sehat, sekalipun kita suka bahan makanan itu.. Lebih baik melepaskan benda-benda manis itu. Janganlah sentuh makanan pencuci mulut yang dihidangkan diatas meja makan, yang mengandung banyak sekali bahan-bahan kandungan gulanya cukup tinggi, kamu tidak membutuhkannya.. Engkau membutuhkan pikiran jernih dalam memasukkan sumber makanan ke dalam tubuh kita, agar tubuh kita tetap sehat.
Banyak sekali kerugian yang akan kita alami apabila kita mengkonsumsi asupan gula yang berlebih dalam tubuh, diantaranya adalah:
1. Rasa lapar yang berkelanjutan. Konsumsi gula yang berlebihan dapat membebani organ hati, kelebihan gula atau yang dikenal dengan fruktosa pada tubuh juga dapat mengacaukan sistem metabolisme tubuh dengan mematikan sistem pengendali nafsu makan Anda. Kondisi tersebut memicu kegagalan tubuh dalam merangsang produksi hormon insulin, meningkatkan produksi hormon ghrelin yang berperan dalam menimbulkan rasa lapar, namun menurunkan produksi hormon leptin yang berperan dalam menimbulkan rasa kenyang, meskipun telah makan banyak, namun perasaan lapar selalu anda rasakan.

2. Obesitas. Apabila kita terlalu banyak gula yang Anda konsumsi, maka akan semakin meningkatkan risiko tertimbunnya lemak pada lingkar pinggang dan perut Anda. Seperti pepatah mengatakan sedikit-sedikit lama-lama mejadi bukit. Hal ini juga dapat terjadi apabila kita terlalu banyak makan makanan yang mengandung fruktosa berlebih dalam tubuh. Kondisi seperti ini dapat meningkatkan resiko terjadinya Obesitas pada orang tersebut.
3. Resistensi Hormon Insulin. Konsumsi gula yang berlebih akan memperberat fungsi Hormon Insulin dalam tubuh kita, karna hormon tersebut akan bekerja keras untuk menetralisir kadar gula yang berlebih dalam tubuh. Hingga batas batas maksimal akhirnya organ tersebut akan mengalami kerusakan, sehingga tidak lagi dapat berfungsi baik dalam menetralisir gula dalam tubuh. Gejala yang dialami oleh kondisi ini, yang disebut dengan resistensi insulin, adalah kelelahan, kelaparan, kabut otak, dan tekanan darah tinggi.
4. Demensia/Pikun. Orang yang menderita diabetes dapat mengalami berbagai komplikasi kesehatan jika tidak rutin mengontrol kadar gula darah dan memantau kondisi kesehatannya. Komplikasi kesehatan ini bisa berdampak pada berbagai organ tubuh, termasuk pada otak. Sehingga penderita diabetes berisiko tinggi terkena demensia atau pikun. Gangguan ingatan yang kronik akan menyebabkan penderita gangguan Diabetes tersebut akan mengalami penyakit Alzheimer. Penyakit Alzheimer atau yang sering disebut dengan istilah cepat pikun, adalah suatu kondisi gangguan pada otak, dalam interprestasi belajar, mengingat, berpikir, dan bahkan dalam berbahasa. Kondisi ini dapat disebabkan oleh tingginya kadar gula dalam darah, yang berdampak pada kerusakan saraf. Bukan hanya terjadinya kerusakan saraf , diabetes yang tidak terkontrol juga dapat menyebabkan peradangan di dalam tubuh, kondisi ini jika berlarut-larut di biarkan akan menyebabkan kerusakan pembuluh darah, dan hal inilah yang dapat menyebabkan seseorang dapat berpotensi mengalami Alzheimer. Selain terjadinya kerusakan pada saraf-saraf pada otak, tingginya kadar gula darah ternyata juga berhubungan dengan tingginya kadar protein yang disebut beta amyloid. Penumpukan protein ini dapat mengganggu kerja otak dan memutus sinyal antara sel-sel saraf otak, sehingga muncul gejala demensia.

5. Gagal Ginjal. Butuh waktu yang cukup lama bagi penderita Diabetes sampai mengalami gagal ginjal. Tingginya gula darah membuat ginjal bekerja ekstra keras untuk membuang kelebihan kadar gula dalam darah menjadi urine. Jika kondisi ini terjadi dalam waktu lama, maka ginjal pun akan mengalami kerusakan, dan perlahan-lahan kehilangan fungsinya untuk menyaring racun. Akibatnya, racun, zat sisa dan elektrolit yang ada di dalam tubuh tidak terbuang dan menumpuk.
Lebih baik meninggalkan makanan yang manis-manis. Jangan sentuh makanan cuci mulut yang mengandung kadar gula tinggi yang disajikan diatas meja makan. Makanan kadar gula yang tinggi merusak tubuh, dan menggangu alat pencernaan, dan menpengaruhi otak. Engkau tidak menbutuhkannya. Engkau memerlukan pikiran jernih untuk memperhatikan kelangsungan hidup yang penuh kebahagian oleh karena memiliki tubuh yang sehat.
Untuk memperoleh kesehatan yang prima, kita harus bisa mengendalikan diri kita dalam hal makanan, dan kebiasaan yang tidak menyehatkan. Ketika kita sedang mengalami suatu penyakit, apakah kita pernah melihat ke belakang bagaimana pola hidup kita sebelum kita menderita penyakit tersebut. Ada pepatah yang mengatakan lebih baik mencegah dari pada mengobati. Oleh sebab itu marilah sejak dini kita memilih makanan maupun minuman yang akan kita konsumsi, karna tubuh kita terbentuk atas apa yang kita makan dan minum selama ini.





Comments