Daging Bukanlah Makanan Kita
- David Syahputra
- 7 days ago
- 5 min read

Dr. Pipin Sumantrie. SKp., M.Kep.
Dekan Fakultas Kesehatan Universitas Advent Surya Nusantara, Pematangsiantar
Tubuh yang kita miliki pada saat ini, terbentuk dari apa yang telah kita konsumsi selama kehidupan, Sel-sel, maupun organ-organ tubuh yang rusak, didalam tubuh dapat cepat diperbaiki melalui mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung nutrisi yang menyehatkan, begitu juga sebaliknya, banyak sel-sel maupun organ-organ dalam tubuh kita akan rusak, yang disebabkan oleh karena kegelojohan kita dalam mengkonsumsi makanan yang kurang menyehatkan dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu pemilihan dalam hal makanan adalah sesuatu hal yang sangat perlu untuk diperhatikan dalam membangun tubuh yang sehat. Dalam hal ini pemenuhan selera bukanlah menjadi tolak ukur dalam menyediakan maupun mengkonsumsi makanan sehari-hari. Makanan yang mengenakkan selera makan belum tentu menyehatkan tubuh, untuk memelihara kesehatan tubuh di perlukan suplai makanan yang baik dan menyehatkan pada setiap hidangan di meja makan. Selain jenis makanan yang menyehatkan, hal berikut yang perlu di pertimbangkan adalah, jangan banyak berbagai macam hidangan dalam setiap kali makan, karna hal tersebut akan berdampak terjadinya gangguan pada pencernaan.

Dalam menentukan jenis makanan yang layak dan menyehatkan bagi tubuh manusia, kita perlu untuk mengetahui jenis makanan apa yang cocok bagi tubuh kita. Makanan yang telah ditentukan oleh Allah pada mulanya untuk manusia, ialah jenis makanan nabati, yaitu tumbuh-tumbuhan, kacang-kacangan, sayur-sayuran, serta buah-buahan, bukanlah makanan yang bersifat hewani, hal ini dapat kita buktikan dari susunan gigi manusia, dimana pada umumnya susunan gigi manusia tersebut terdiri atas gigi seri dan gigi graham untuk mengunyah, selain itu, untuk memperoleh kwalitas makanan yang menyehatkan bagi tubuh, maka makanan tersebut harus dikunyah terlebih dahulu dengan gigi graham sebanyak 32 kali (tergantung jenis makanan yang di konsumsi). Mengunyah berkali-kali dapat mengubah makanan dari bertekstur padat menjadi lebih cair, serta terjadi pencampuran enzim yang dihasilkan oleh kelenjer pencernaan, yang berfungsi untuk membantu agar makanan tersebut dapat di serap oleh sistem pencernaan sehingga bisa di masuk kedalam system peredaran darah, dan di kirimkan ke setiap sel-sel didalam tubuh. Selama mengunyah 32 kali, aneka rasa makanan yang akan masuk ke perut juga jadi lebih netra.
Dari struktur gigi manusia tersebut, serta pola makan, dapat kita simpulkan bahwa manusia adalah mahluk yang mengkonsumsi biji-bijian, kacang-kacanggan, sayuran serta buah-buahan. Hal ini sangat berbeda dengan ciptaan Tuhan lainnya, dimana mereka dipersiapkan untuk mengkonsumsi daging sebagai makanannya, sebagai contoh jenis hewan carnivora hewan ini dikenal juga sebagai hewan bisa bergerak sangat cepat, gigi taringnya tajam, kukunya juga runcing, pandangan matanya, serta penciumannya tajam. Selain carnivora terdapat juga jenis hewan herbivora, dimana jenis hewan ini mengkonsumsi daun daunan, akar, batang, bunga, buah, atau rumput. Hewan ini bisa dikenali dari susunan giginya. Seperti: tidak memiliki giri taring, giginya hanya gigi seri dan geraham untuk mengunyah. Dan manusia memiliki kwalifikasi seperti yang dimiliki oleh hewan herbivora, hal ini dapat dilihat dari susunan gigi yang dimiliki oleh manusia itu sendiri. Dan yang terakhir adalah omivora hewan yang suka makan daging maupun tumbuhan atau dikenal juga dengan hewan pemakan segala. Jenis hewan ini bisa dikenali dari giginya. Selain punya gigi taring yang tajam, hewan ini juga punya gigi seri untuk memotong makanan, dan geraham untuk mengunyah makanannya.
Makanan manusia pada prinsipnya adalah makanan yang bersifat nabati, namun oleh kedegilan hati, dan keinginan untuk memuaskan hawa nafsu, maka manusia mulai mengkonsumsi makanan yang seharusnya bukan menjadi makanan mereka. Mereka yang memakan daging, sebenarnya hanya memakan biji-bijian dan sayur-sayuran bekas, karna hewan yang dimakan oleh manusia tersebutlah yang terlebih dahulu memperoleh zat-zat gizi yang menyehatkan serta memberikan pertumbuhan dari bahan-bahan makanan nabati tersebut. Seandainya manusia tersebut langsung mengkonsumsi makanan biji-bijian, daun-daunan, serta kacang-kacangan tersebut, maka tubuh manusia tersebut akan memperoleh manfaat langsung dari zat-zat gizi tersebut. Namun sangat disayangkan manusia tersebut tidak memperoleh manfaat gizi yang sangat luar biasa tersebut oleh karena mereka mengonsumsi makanan hewani, yang memiliki gizi jauh lebih rendah dari mengkonsumsi jenis makanan nabati.
Makanan daging tidak pernah menjadi makanan yang terbaik, dan penggunaannya pada saat ini sudah mulai banyak di tolak oleh masyarakat, oleh karena pengetahuan masyarakat yang sudah mulai meningkat, perihal pentingnya nutrisi bagi tubuh manusia. Beberapa hasil penelitian pada saat ini, menunjukkan bahwa penyakit-penyakit yang terjadi pada saat ini sebagian besar disebabkan oleh karena mengkonsumsi makanan hewani yang terkontaminasi penyakit, oleh karena kwalitas makanan hewan tersebut yang sangat menjijikkan, maupun oleh karena kesehatan hewan itu sendiri. Sering jika kita dapat melihat langsung bagaimana kehidupan hewan tersebut sebelum kita konsumsi, dan kita melihat jenis makanan yang dimakan oleh binatang tersebut, pasti kita akan meninggalkannya karena muak. Manusia dibutakan akan hal tersebut dan terus mengkonsumsi daging hewan tersebut yang telah di tulari berbagai macam virus kanker dan kuman-kuman lainnya, dan tampa disadari kuman-kuman, maupun virus kanker tersebut akan ditularkan kedalam tubuh manusia yang mengkonsumsi daging hewan tersebut.

Selain jenis kwalitas makanan hewan tersebut yang sangat menjijikkan, terkadang, kita tidak mengetahui kwalitas kesehatan hewan yang kita konsumsi, terdapat beberapa kasus, dimana pemilik hewan yang melihat bahwa hewan peliharaannnya mengalami suatu penyakit, yang dapat menimbulkan kematian pada hewan peliharaan tersebut, dengan bergegas membawa hewan tersebut ke pasar hewan untuk dijual dagingnya agar di konsumsi oleh orang banyak. Selain hal tersebut, jika kita melihat di beberapa pasar hewan yang menjual belikan hewan yang akan di konsumsi oleh masyarakat, tidak memiliki standar kesehatan hewan, hal ini dapat dilihat dari kandang tempat hewan tersebut sebelum di potong, maupun di jual kepada masyarakat sangat kotor, dan terkurung dari sinar matahari dan udara yang bersih, dan binatang-binatang tersebut akan menghirup udara-udara yang kotor karena kondisi kandang tempat mereka. Pada beberapa kasus, hewan-hewan tersebut stress karena proses perjalanan yang sangat jauh menuju tempat penjualan hewan, hewan-hewan tersebut kehausan, berdesak-desakan dengan hewan yang lain, terpapar sinar matahari yang panas, tidak diberi makan dan minum, dan pada akhirnya hewan tersebut harus di jagal, hanya untuk memuaskan selera manusia sesaat.
Apabila makanan hewani ini dijauhkan dari meja makan kita, maka kita akan memiliki status kesehatan yang jauh lebih baik dari kesehatan yang kita miliki pada saat mengkonsumsi makanan hewani tersebut, makanan daging harus kita singkirkan dari menu kita sehari hari, sebagai gantinya kita harus kembali kepada jenis makanan kita yang sebenarnya sesuai dengan kwalifikasi gigi yang kita miliki, yaitu makanan jenis biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan yang sangat bergizi. Beberapa penelitian yang dilakukan untuk mengetahui rahasia umur panjang suku Hunza di pengunungan Himalaya yang dapat hidup rata-rata 120-140 tahun, maka mereka menemukan bahwa rahasia panjang umur dan tetap sehat mereka ada pada pola hidup dan makannya. Mereka terbiasa menjadikan buah-buahan segar, buah-buahan kering, dan sayuran sebagai bagian dari menu makan utamanya.
Dari pembahasan dan keterangan yang telah di sampaikan diatas dapat kita simpulkan, bahwa sebenarnya daging bukanlah makanan kita, karna Tuhan pencipta kita telah merancang organ pencernaan tubuh kita, untuk mengkonsumsi makanan yang menyehatkan yaitu terdiri atas biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, serta buah-buahan. Karna dengan makanan tersebut pikiran kita akan kembali di murnikan, serta terhindar dari berbagai macam penyakit penyerta yang terdapat dalam tubuh hewan tersebut.
Jaganlah engkau merusakkan tubuh yang telah dirancang untuk pekerjaan Allah oleh karena makanan, karena Tuhan telah berfirman “Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh dunia dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji, itulah akan menjadi makananmu.
“Biarlah Doa kita pada saat ini, terima kasih Tuhan oleh karena kebaikan-Mu yang luar biasa kami rasakan. Engkau telah menyediakan makanan yang menyehatkan bagi tubuh kami, Ampuni kami, jika selama ini kami salah dalam menjaga kesehatan makanan kami, dengan mengkonsumsi makanan yang tidak layak untuk kami makan, biarlah masing-masing kami tetap menjaga kesehatan tubuh kami melalui makanan yang masuk kedalam tubuh kami. Sehingga kami bisa terus menyediakan tubuh kami sebagai persembahan yang hidup. Amin.”




Comments